Anjing,Tongkat & Sufi

Pada   suatu  hari  seorang  yang  berpakaian  sebagai  Sufi
berjalan-jalan; ia melihat seekor anjing di  jalan;  ia  pun
memukulnya   dengan  tongkat.  Si  Anjing,  sambil  melolong
kesakitan, berlari  menuju  Abu  Said,  Sang  Ulama.  Anjing
itupun  menjatuhkan  dirinya  dekat  kaki  Sang Ulama sambil
memegang moncongnya yang terluka; ia mohon  keadilan  karena
telah diperlakukan secara kejam oleh sufi itu.

Abu  Said  mempertemukan keduanya. Kepada Sufi dikatakannya,
"O Saudara yang seenaknya, kenapa  kau  perlakukan  binatang
dungu ini sekasar itu! Lihat akibatperbuatanmu!" Baca entri selengkapnya »

Orang yang berjalan diatas air

Seorang darwis yang suka berpegang pada kaidah, yang berasal
dari  mazhab sangat saleh, pada suatu hari berjalan menyusur
tepi sungai. Ia memusatkan perhatian pada  pelbagai  masalah
moral  dan ajaran, sebab itulah yang menjadi pokok perhatian
pengajaran  Sufi  dalam  mazhabnya.  Ia   menyamakan   agama
perasaan dengan pencarian Kebenaran mutlak.

Tiba-tiba   renungannya   terganggu   oleh  teriakan  keras:
seseorang terdengar mengulang-ngulang suatu ungkapan darwis.
"Tak  ada  gunanya itu," katanya kepada diri sendiri, "sebab
orang   itu   telah   salah    mengucapkannya.    Seharusnya
diucapkannya YA-HU, tapi dia mengucapkannya U-YA-HU." Baca entri selengkapnya »

Renungan Qu

Ketika mentari hilang di gantikan bulan

Angin menghembuskan nafas lembut,

Menemani sang malam

Kuterdiam…

Merenungi apa yang selama ini ku lakukan

Diriku yang penuh nista dan dosa

Yang terus bertambah seiring usia

Hatiku menjerit…

Menyadari ruginya hidup

Kuusapkan air wudhu kemuka ku

kuletakkan keningku diatas sajadah

Memohon ampun padaMU ya Ilahi…

Atas nafsu yang terus kupenuhi

Kesunyian terus merayapi sang malam

Menambah rasa nikmatnya beribadah kepada-Mu

Tak kuhiraukan mataku

Yang mencoba merayuku

Hingga raja malam kemali bersembunyi…

suaidah……..

Warobbaka Fakabbir!

Besarkan Robbmu,diatas segala!tak ada yang menyamai kebesaranNya.Tiada kekuasaan yang menyamai kekuasaanNya.Tiada urusan atau kepentingan yang lebih dari pada urusan atau kepentingan yang lebih dari pada urusan dan kepentingan menjalankan perintahNya.Semuanya kecil dihadapan Allahu Akbar.Fana,lenyap,dan binasa segala dalam keBaqaanNYa.Tiada harapan selain kepada keridhaanNya belaka.Tiada kesulitan apabila telah bersambung dengan Allah,semuanya akan mudah bagiNya.

Qum Faandzir!

Bangkit dan berdiri,susun barisan dan kekuatan.Barisan dan kekuatan umat.Kobarkan semangat dan seruan.Seruan kepada kebenaran dan peperangan terhadap kebathilan.Gemakan senantiasa Kalam Ilahi,kumandangkan selalu suara dan seruan kebenaran.Hingga seruan itu sampai kepada setiap manusia.Gempitkan kepada dunia dan kepada manusia ajaran agama tauhid,ajaran cita dan cinta.

keutamaan Al-Qur’an

Abdullah Ibnu Abbas didalam kitab tafsirnya mengatakan bahwa jumlah ayat-ayat Al-Qur’an 6.666 ayat,yang perinciannya:
1000 ayat menunjukkan perintah,1000 ayat larangan,
1000 ayat janji,1000 ayat penjelasan tentang proses masa lampau dan yang akan datang,1000 ayat contoh-contoh,500 ayat menerangkan tentang halal dan haram,100 ayat nasikh-mansukh,serta 66 ayat dzikir,do’a,tasbih,tauhid,dan istighfar.

usia 70 Tahun

Orang yang telah mencapai usia 70 tahun berarti  telah menggunakan 7 tahun umurnya untuk belajar, 15 tahun untuk bekerja,21 tahun untuk waktu luang,dan 7 tahun untuk bergarak berpindah-pindah tempat.

Ya Allah…

Andai aku menulis…tulisanku untuk siapa?…

Andai aku berkata-kata…kata-kataku untuk siapa?…

Andai aku memberi…pemberianku untuk siapa?..

Kalau dituliskan rasa hatiku disini…tak ada yang tau isi hati ini…

Tidak ada yang mengerti…dan akhirnya tetap pada-Mu aku kembali…

Aku sadar bukan sekali dua kali aku datang kepadaMu…

Karena aku tau hanya engkau yang mampu membantu…

Siapa lagi yang mampu menenangkan resah gelisah hatiku…

Engkau yang memegang hatiku…engkau yang mengetahui isinya

hatiku … bukanlah aku meminta dari makhluk-Mu…karena mereka juga

sepertiku…hanya padaMu aku mengadu,tetapkan aku pda jalan-Mu…

Inilah catatan perjalananku yang baru.Setelah lama diri terbiar sesaat

dalam sadar,daku kembali lagi kepada-Mu.Daku pulang dengan tangisan

yang tidak dapat kuhentikan.Pun,harapanku hanyalah agar engkau

masih menerima kepulangan ini…

sumber:mutira amaly

harry potter